Ustadz Dhanu dan terapi akhlak dan bathin
Disarikan dari menonton tayangan Ustadz dhanu di MNCTV berupa Program Siraman Qalbu, Rahasia Bathin.
www.hardiansyahinhil.blogspot.com
Alergi = Punya
keinginan yang kuat di barengi dengan kejengkelan, ada amalan salah untuk
keselamatan = Ambisi tinggi, ambisi untuk disegani = Amalan salah, suka ke
dukun
Amandel = Suka
menyimpan marah, marah yang tertahan
Ambien = Emosi
berlebihan bila ada masalah dalam keluarga, biasanya diam dulu, kemudian marah
besar
Anak amandel = Salah
satu orang tuanya kalau bicara sering ngotot
Anak astma / sesak
napas =
Karena tidak ingin bertengkar antara suami istri, maka bila terjadi
perselisihan sering tidak diselesaikan dan menjadi jengkel yang tersimpan = Ada
masalah yang tidak bisa dibicarakan kepada siapapun (karena malu dll) = Saat
hamil salah satu orang tua menyimpan jengkel yang kuat
Anak autis, Tidak bisa bicara
= Waktu hamil, ada masalah suami istri tidak diselesaikan, tetapi disimpan
dengan jengkel dalam waktu yang lama (lebih dari 1 bulan) = Salah satu orang
tua sering malas berpikir bila menghadapi masalah atau dalam berdiskusi = Orang
tua agak pendiam = Saat hamil salah satu orang tua suka geregetan (marah
terpendam) = Orang tua banyak bertolak belakang, yang satu sangat pendiam yang
satunya sangat enerjik
Anak belum bisa
jalan =
Orang tua malas mengutarakan masalah rumah tangga yang dihadapi (suka
mendiamkan masalah), diam disertai jengkel
Anak, cairan di
otak = Waktu hamil, salah satu orang tua bila punya masalah suka
malas memikirkannya (putus asa)
Anak, cerebral palsy (lumpuh otak)
= Pada saat hamil, salah satu orang tua sering diam (mendiamkan), tidak mau
membicarakan masalah yang dihadapi.
Anak down syndrome = Sewaktu
hamil, ibu pernah marah sampai mengeluarkan kata kata yang merendahkan orang
lain
Anak epilepsi (ayan) = Orang tua
sering bertengkar, lalu diam (melamun) dan jengkel yang disimpan lama = Salah
satu orang tua gampang tersinggung = Bila marah sering merendahkan orang =
Salah satu orang tuanya sering berpikiran negatif (negative thinking)
Anak gagal ginjal = Saat hamil
orang tua sering bertengkar dan menyimpan jengkel
Anak, ginjal
menggelembung, sebagian urin dari kandung kemih kembali ke ginjal = Salah
satu orang tua, sering jengkel (disimpan lama) pada pasangan, diam tidak mau
mendiskusikan masalah
Anak, ginjal dan
radang otak (meningitis) = Orang tua sering bertengkar, marah yang disimpan lama,
jengkel
Anak, Hepatitis A = Orang tua
sering berantem dan selesainya lama
Anak hydrosifalus = Bila ada
masalah yang keluar pertama adalah jengkel dulu = Bila dinasehati, iya-iya saja
tapi tidak dilaksanakan
Anak
hypoteroid = Salah satu orang tua bila punya masalah lebih banyak diam
Anak jatuh dan
lumpuh = Orang tua sering bertengkar dan sering putus asa dalam
menghadapi masalah
Anak jatuh dari
ketinggian = Orang tua kurang komunikasi
Anak kejang-kejang
saat tidur = Orang tua sering bertengkar atau menyimpan masalah disertai
emosi, tidak didiskusikan/diselesaikan = Amalan salah
Anak keterbelakangan
mental = Salah satu atau kedua orang tua sering punya emosi yang kuat
dan kalo marah jadi kalap, sampai mengeluarkan kata-kata yang menyinggung
perasaan (merendahkan) orang
Anak, leher lemah = Salah satu
orang tua tidak menghormati orang tuanya
Anak leukimia = Orang tua
sering bertengkar dan menyimpan marah (jengkel) = Orang tua gampang tersinggung
dan jengkel
Anak lumpuh = Orang tua sering
putus asa dalam menghadapi masalah
Anak malas = Orang tua
sering malas-malasan dalam mengerjakan sesuatu
Anak meninggal terus
dalam kandungan (tali pusat kecil) = Cepat tersinggung dengan suami
Anak mongoloid = Saat hamil salah
satu orang tuanya suka merendahkan/meremehkan orang lain
Anak, muka bengkak, Benjolan dekat
mata = Orang tua sering emosi dan marah yang tersimpan, jengkel bila melihat
sekitarnya ada yang tidak cocok di hati
Anak nakal = Orang tuanya
sering marah/uring-uringan/emosi.
Anak laki-laki semua (susah
mendapat anak perempuan) = Istri galak/pemarah dan sangat dominan dalam rumah
tangga
Anak perempuan semua (susah
mendapat anak laki-laki) = Suami pemarah, tidak penyabar dan sangat dominan
dalam rumah tangga
Anak, pengasaman
pada ginjal = Pada saat hamil, ada masalah yang membuat jengkel dan
tersimpan lama di hati
Anak radang otak = Orang tua
menyimpan marah yang selalu terpikirkan
Anak rewel = Sebelum
lahir anaknya, salah satu orang tuanya suka rewel di hati (jengkel dan diam)
Anak sering
kejang-kejang (autis) = salah satu orang tua suka diam, bila ada masalah
dipendam jadi jengkel
Anak sering diganggu
makhluk lain (selalu ngajak pergi, tak bisa pulang) = Waktu hamil
dibacakan surat Yusuf agar anaknya cakep (niat baca Al-Qur’an bukan karena
Allah)
Anak sering
kesurupan = Orang tua punya amalan salah, baca qur’an dengan niat
duniawi atau sering ngelamun
Anak sering kejang
(step) =
Salah satu orang tua sering marah (emosi tinggi) tapi diam dan jengkel
Anak sering pingsan = Suami istri
sering bertengkar, marah, diam (jengkel) dan melamun
Anak susah bangun
dari duduk = Orang tua sering marah
Anak susah diatur,
suka menyendiri = Salah satu orang tua bila punya keinginan harus dituruti
= Bila ada masalah suka ngambek
Anak (3,5 th) tidak
bisa bicara = Saat hamil, orang tua suka diam bila ada masalah
(dipendam) = Saat hamil, orang tua suka putus asa dalam menghadapi masalah
Anak talasemia = Pada saat
hamil orang tua (ibunya) menyimpan jengkel dan dandam yang kuat pada
keluarganya atau pada suaminya
Anak tidak bisa
diatur =
Orang tua “semau gue”
Anak (sampai umur 10
th) tidak mau (menolak) makan nasi = Salah satu orang tua tidak pandai bersyukur, marah kalo
disuruh bersyukur
Anak, toksoplasma
& rubella = Salah satu orang tua sering berantem dengan orang tuanya
atau berantem suami istri = Salah satu orang tua sering menyimpan jengkel =
Salah satu orang tua bila dinasehati suka menolak
Anak, trombosit
turun =
Saat hamil, salah satu orang tua menyimpan marah yang lama
Anak tumor payudara = Kedua orang
tua sering bertengkar
Anemia (kekurangan sel darah
merah, Hb rendah) = Sering marah tersimpan (jengkel) pada pasangan atau pada
orang tua hampir tiap hari
Anyangan (Kesemutan)=
Apa yang diinginkan supaya tercapai.
Asam Urat = Prinsipnya tidak
bisa diarahkan (kaku, tidak mau kurang lebih) = Susah dinasehati
BAB berdarah = Emosi tinggi,
cepat marah
BAB dan kencing
panas =
Jengkel karena punya keinginan yang kuat (ngotot) tetapi tidak kesampaian
BAB sering = Sering ngomel
(dalam rumah tangga)
BAB tidak
lancar = Sering menyimpan masalah, tidak diomongkan = Pendiam, tidak
suka bicara, menyimpan jengkel
Badan goyang (terasa
seperti di kapal) =Amalan salah
Badan lemas = Ada kekhawatiran
yang tinggi (takut berlebihan) dalam pikiran
Badan panas, linu, gerah, ga
bisa berdiri/berjalan = Amalan salah
Badan sakit-sakit (gejala
stroke) = Suka tersinggung, suka jengkel (walau sedikit) dalam menghadapi
pekerjaan
Batuk = cerewet,
apa-apa dikomentari = Banyak omong, keras dan kasar
Batuk flu = Sering tidak
peduli pada lingkungan
Bau badan = Biasanya
orang ini gampang tersinggung, kalau dinasihati langsung “nyerang”, dan malas
Bau mulut = Biasanya mempunyai
sifat yg bicaranya tidak enak atau suka bikin tersinggung (menyakiti) orang
Benjolan di dekat
telinga kiri = Suka jengkel bila mendengan sesuatu yang tidak cocok di hati
(cepat tersinggung)
Benjolan di kaki = Punya
keinginan kuat, kaku keras kepala
Benjolan di leher,
Gondok =
Jarang bicara, tapi sekali bicara pedas
Benjolan di leher
kiri = Banyak marah, kalo ngomong suka ngotot
Benjolan di
lutut = Sering jengkel bila nasehatnya tidak dituruti
Benjolan di pita
suara =
Sering mau menasehati pasangan tetapi tertahan tidak jadi ngomong, akhirnya
jadi jengkel yang tersimpan
Benjolan di rahim = Sering
jengkel pada suami atau ayah
Benjolan di telapak
kaki =
Jengkel yang disimpan sampai sekarang
Bisul di kepala = Ambisi
tinggi dan dikerjakan
Bisul di pantat = Ambisi tinggi
tetapi tidak dikerjakan
Bisul di perut
bawah = Kalau ada keinginan sering ngotot (ambisi tinggi)
Bronkhitis, Batuk terus = Agak
pendiam dan gampang tersinggung = Kalau marah diam saja
Cacar air (Varicella
zoster, Varicella simplex) = Ada keinginan yang sangat kuat, disertai
nafsu, tetapi tertahan
Dada berdebar = Ada ketakutan
berlebih (pada pasangan), mempunyai amalan salah
Dada panas = marah dipendam,
tertekan
Dada sesak dan darah
tinggi = Cenderung pendiam, cepat emosi, gampang tersinggung, marah
tersimpan (jengkel)
Dada sesak dan
panas = Amalan salah atau marah yang disimpan
Darah
mengental = Banyak diam, banyak jengkel, cepat putus asa, dan kurang
senyum
Darah rendah = Banyak
khawatir,pertimbangan, ragu-ragu dan tidak ada penyelesaian masalah, masalah
sering didiamkan saja
Darah tinggi
(Hypertensi) = Emosi tinggi, tak mau kalah, cepat tersinggung = Suka
terburu-buru dan sering jengkel = Sering jengkel dan geregetan = Suka ngomel
Dengkul kiri
sakit = Sering emosi dan ragu-ragunya kuat
Dengkul &
persendian sakit, asam urat = Punya keinginan yang kuat (ngotot) = Kaku dalam pekerjaan, ga
bisa ditawar = Bila berdebat susah dikalahkan
Diabetes = Kalo punya
keinginan, ngotot = Kalo menasehati orang, harus dituruti, bila tidak, marah
dan jengkel = Kalo dinasehati orang, tidak mau menerima = Solusinya paling
benar, suka ngatur
Diabetes, Katarak
& Glaukoma = Selalu menolak nasehat pasangan
Diabetes, Dada
sesak, Telinga kiri agak tuli = Sering ngamuk pada suami/pasangan
Diare kronis = Gampang
marah bila ada masalah di keluarga
Dinding rahim
menebal =
Tidak mau dengar nasehat/masukan orang
Ditabrak orang dari
belakang = Selalau lambat bila disuruh (oleh orang tua), lelet.
Demam / Demam
berdarah = Pendiam dan gampang tersinggung
Flu/Filek =
Sedikit-sedikit dipikir serius = Terlalu serius (penuh emosi) dalam memandang
dan memikirkan sesuatu, jangan pernah menyalahkan cuaca, semuanya rahmat Allah
Gatal (alergi) = Keinginan
kuat (ambisius) disertai emosi = Amalan salah = Guna-guna (gangguan jin)
Gatal / Kutu air di
jari kaki kiri = Kalo melihat keluarga orang lain, suka mengkritik (kaki
berhubungan dengan pekerjaan, kiri berhubungan dengan keluarga, jari
berhubungan dengan kerapian)
Gatal pindah-pindah = Amalan salah
Ginjal = Tidak dapat
membedakan mana yang baik (benar) mana yang buruk (salah), jengkel pada
pasangan
Gagal ginjal, Batu
ginjal = Sering jengkel dan ada rasa takut pada pasangan
Ginjal / prostat
sakit = Ada rasa takut pada istri = Suka diam menyimpan jengkel =
Cepat tersinggung
Ginjal kanan bengkak, penyempitan
saluran kencing (ureter) = Kalau ada masalah di keluarga (pada orang tua atau
pasangan) sering jengkel tapi diam
Glaukoma = Menyimpan
marah yang sangat kuat (jengkel sekali) pada pasangan, orang tua atau rekan
kerja
Haid (mens)
banyak = Suka membantah bila dinasehati
Haid sakit = Ada masalah
selalu jengkel = Orang tua sering berantem
Haid terus menerus = Dalam
berbicara dengan suami atau anak meledak-ledak, kalau ada keinginan sering
dipendam kalau dikeluarkan penuh emosi dan meledak-ledak
Haid tidak pernah = Orang tua
(ibu) suka diam (jengkel) pada orang tuanya atau pada suaminya
Halusinasi = Amalan
salah, punya obsesi dan sering ngelamun
Hamil, janin
sungsang = Ketika ada masalah sama suami kemudian istrinya diam dan
jengkel
Hamil, ketuban pecah
dini =
Istri mempunyai rasa jengkel banget sama orang tuanya terutama ibunya =
suaminya ada rasa marah sama bapaknya
Hati, ada benjolan= Bila dinasehati
diam tapi menolak nasehat
Hati sakit = Susah menerima
nasehat
Hb darah rendah (penyebab
masalah pada sumsum tulang belakang, lalu menyebabkan gangguan lever/hati) =
Ada marah yang tersimpan lama pada orang tua atau pasangan
Hematemesis, keluar darah di
hidung dan telinga = Pendiam, suka ngelamun
Hepatitis = Suka mencari
kesalahan orang lain = Menyimpan dendam dan jengkel = Jengkel yang kuat pada
orang tua atau pasangan
Hernia = Emosi terpendam,
keinginan yang salah, terlalu memaksakan = Keinginan tinggi tidak tercapai =
Keinginan kuat, banyak diam
Herpes (penyakit
kulit) = Kalau ada masalah di dalam keluarga mencari solusinya bercampur emosi
(marah)
Hidung bengkak = Sering
jengkel apabila melihat pekerjaan anggota keluarganya yang tidak cocok dengan
keinginannya
Hidung sinusitis = Menahan
beban pikiran = Suka memikirkan sesuatu yang tidak cocok di rumah tangga atau
di lingkungan disertai kejengkelan = Jengkel (diam) pada pasangan = Marah
(walau di dalam hati) bila melihat sesuatu yang tidak baik
Infeksi/radang
saluran kencing = Kalau punya keinginan sering ngotot dan disertai emosi
Insomnia (tidak bisa
tidur) = Ada persoalan yang terus dipikirkan tanpa dapat solusinya = Sering
diam dan melamun
Jantung berdebar
kuat =
Menyimpan khawatir (takut) yang kuat, marah, atau putus asa
Jantung berdebar,
susah tidur = sebelum tidur baca istighfar + do’a (astaghfirullahal
adzim kalau jantung saya berdebar ini karena kesalahan saya sebelumnya ampuni
saya yaa Allah)
Jantung bocor = Pendiam,
bila marah sering tertahan dan meledak saat marahnya keluar = Suka ngejek,
emosi dipendam = Marah yang kuat pada pasangan
Jantung koroner = Sering
jengkel dan ngomel pada pasangan atau anak = Cepat marah (emosi tinggi) bisa
marah besar maupun marah disimpan (jengkel, diam)
Jantung, penyempitan
pembuluh jantung, sesak napas = Menyimpan jengkel pada istri
Jantung, sesak di
dada kiri = Sering marah sama istri
Jempol sakit = Suka memaksa dan
menekan orang dan jengkel bila tidak dituruti
Jerawatan = Kurang
bersosialisasi dengan lingkungan
Jerawat di
dahi/jidat = Ada sesuatu di pikiran yang tidak tersampaikan
Jari tangan kaku, tak bisa megang =
Suka jengkel dan geregetan
Jodoh lambat = Sering
meremehkan lawan jenis = Suka jengkel pada orang tua = (Perempuan) berprasangka
buruk (suudzon) pada ayah
Kaget/cepat kaget = Sering
bingung
Kaki gajah = Punya
keinginan, tetapi tidak dikerjakan (ragu-ragu)
Kaki kanan sakit
(ngilu) =
Jengkel karena menasehati anggota keluarga, tapi tidak diindahkan
Kaki patah = Suka putus asa,
suka jengkel pada anak, diam (kesal)
Kaki kesemutan, telapak kaki
kesemutan = Amalan salah
Kaki lumpuh
tiba-tiba = Sering jengkel pada ayah/suami dan ngambek diam
Kaki sakit, telapak
kaki sakit = Sering marah (dalam rumah tangga) = Sering merendahkan
pasangan
Kaki sakit di
telapak kanan, jinjit = Sering ragu-ragu
Kaki sakit,
kesemutan = Amalan salah, pernah minta air ke dukun
Kaki/sendi
sakit = Mau menang sendiri, suka ngotot
Kaki/lutut kanan
sakit =
Jengkel akibat punya keinginan yang kuat tentang suatu kebaikan yang
disampaikan pada anggota keluarga, tetapi tidak direspon atau tak kesampaian
Kaki/lutut
nyeri/sakit = Mempunyai keinginan yang kuat dan kalau tidak terlaksana
akan jengkel atau marah = Beberapa tahun sebelumnya, saat mengatur rumah tangga
agak keras/kaku, tidak mau dengar pendapat anggota keluarga lainnya. Prinsipnya
pantang ditentang, jadi jengkel
Kaku perut = tak mau
mendengar
Kandungan
(peranakan) turun = Punya keinginan kuat pada suami atau ayah atau anak, tetapi
tidak bisa diutarakan = Nrimo dengan rasa putus asa dalam rumah tangga
Kanker di dada = Gampang
tersinggung, bila ada masalah dengan pasangan tidak mau diomongkan
(diselesaikan)
Kanker di kaki kiri = Sangat
emosional, pemarah, sering jengkel dalam pekerjaan
Kanker di
ketiak = Sering jengkel dalam pekerjaan
Kanker gusi = Sering
mendiamkan (tidak membicarakan / tidak menyelesaikan) masalah dan menyimpan
jengkel
Kanker hati = Suka marah
bila dinasehati
Kanker nasoparink, benjolan di leher,
mimisan = Agak pendiam, sering jengkel pada orang tua atau pasangan bila
merasakan sesuatu yang tidak cocok di hati
Kanker otak = Jengkel pada orang
tua
Kanker payudara = Pendiam,
masalah suka disimpan, jengkel yang lama = Sering marah-marah sama suami atau
anak = Keinginan yang meledak-ledak = Bila punya keinginan sulit dbantah
Kanker rahim = Sering
jengkel yang dipendam (diam) pada anak atau orang tua = Suka marah, merepet
(ngomel)
Kanker/tumor otak = Jengkel yang
kuat sekali dan terus menerus pada pasangan
Kanker usus = Negeyel,
semaunya sendiri, suka ngambek
Katalasia, sulit menelan =
Kalo ada masalah suka diam = Suka membantah nasehat, merasa benar sendiri
Keguguran = Ada
kejengkelan kepada Ibu atau pada suami sampai beberapa hari = Kurang sayang
pada suami = Ada ketakutan yang sangat tinggi
Kejang-kejang = Jengkel yang
dipikirkan dengan penuh emosi = Pikiran kurang baik
Kencing tidak lancar = Kalau ada
masalah tidak mau langsung mencari solusi, tapi didiamkan dulu 1-2 hari = Punya
keinginan tapi sering dipendam, tidak dikomunikasikan
Kepala atas terasa
berat =
Suka memikirkan masalah disertai jengkel tanpa menemukan solusinya = Amalan
salah
Kepala belakang
sakit =
Sering jengkel dan marah (pada istri yang tidak mau menurut) = cepat emosi
Kepala belakang
sakit,
kaku di leher sampai tulang belakang = Jengkel pada pasangan, lalu
uring-uringan pada pasangan
Kepala depan
sakit = Berfikir yang bukan-bukan
Kepala kanan sakit = Sering
menganggap salah pikiran orang lain, merasa benar sendiri = Sering marah
Kepala kiri
pusing = Sering curiga, sering khawatir, negative thinking
Kepala samping sakit = Tidak mau
mendengar pendapat orang
Kepala tengah sakit = Berfikir
berhari-hari, menyimpan masalah yang selalu dipikirkan
Kepala migrain = Biasanya
punya pikiran banyak dan sering su’udzon (negative thinking)
Kepala pusing
(Vertigo) = Tidak fokus dalam diskusi, sukanya mengalihkan topik
pembicaraan = Jengkel dan meremehkan terhadap pendapat atau pandangan orang
lain = Suka marah = Tidak mau mendengar nasehat = Bila dinasehati pikirannya
kemana-mana = Amalan salah
Kepala sakit dan
sering mengigau = Bila ada masalah suka diam dan ngelamun
Kepala sakit seperti
dipukul-pukul = Gangguan jin karena sering ngalamun = Kejengkelan yang
dipikirkan terus, tidak diungkapkan, sering ngelamun
Kepala (semua) sakit = Keinginan
yang kuat untuk mendapat sesuatu yang belum kesampaian = sering marah dan
jengkel pada seseorang
Kepala sakit seperti
ditusuk-tusuk jarum = Sering berprasangka buruk
Kejang = Marah yang
disimpan, jengkel
Kencing perih = Sering marah
walau diam (dipendam) pada pasangan
Keputihan = Sering
ngomel pada suami, banyak bicara dengan emosional
Keringat
banyak = Sering terburu-buru dan khawatir
Keringat dingin = Terlalu
Santai
Keseleo = Ada
perbuatan yang nyerempet ke hal yang tidak baik
Kesemutan di kepala
sampai pundak = Suka ngelamun, bila ada masalah tidak dicari solusinya
tetapi dipikir terus, akhirnya dimasuki jin di kepala
Kesemutan (baal) di
tangan =Jengkel
pada pekerjaan
Kesemutan di kaki
kanan =
Suka marah dan jengkel bila nasehatnya pada anggota keluarga tidak dituruti =
Amalan salah
Kesurupan = Gangguan
jin, bacakan istghfar aja di telinganya
Kista / ngium = Jengkel
(diam) pada suami atau orang tua
Kolesterol = Punya
pendapat tak mau disanggah, kaku, tak mau ditawar, bicara sering kasar, kuat
pegang prinsif
Kram = Gangguan jin
(amalan salah)
Kram di perut =
Gangguan jin (amalan salah)
Kram di ulu hati (maag kronis)
= Bila ada beda pendapat dalam rumah tangga, selalu kaku dan diam (tidak
mencari solusinya)
Kulit melepuh (seperti)
terbakar = Punya keinginan kuat/ngotot disertai emosi, bila tidak tercapai akan
marah/jengkel
Kulit mengelupas = Amalan
salah, memakai ilmu keselamatan diri
Kulit sensitif (bila digigit
nyamuk sering menjadi borok) = Cepat tersinggung
Kurang darah merah = Gampang
marah dan gampang tersinggung
Lambung mengeras = Gampang
tersinggung
Latah = Sebagian besar
otak yang mengatur motorik dikuasai jin (diganggu jin)
Leher bengkak = Jengkel
(diam) dan tidak mau mencari solusi dalam permasalahan
Leher dan belikat
sakit =
Sering marah pada orang lain dalam hal pekerjaan
Leher sakit = Suka berpaling =
Menyimpan dendam = Sering marah dan jengkel
Leher (teroid)
bengkak =
Bila ngomong suka ngotot dan tidak sabaran
Leukimia = Sering
jengkel pada pasangan dan diam (disimpan lama)
Lever = Suka mencari
kesalahan orang lain = Suka dendam = Sering jengkel (diam), jarang senyum
Lever mengeras = Gampang
tersinggung
Lidah bengkak = Tidak suka
menerima nasehat
Limpa sakit/bengkak = Sulit
menerima nasehat terutama dari pasangan dan anak
Limpa, Hati, Empedu
sakit=
Menyimpan jengkel (dongkol) yang kuat sekali
Lumpuh =
Pemalas/malas = Sering merasa putus asa
Lutut sakit = Ada kekakuan
(selalu ngotot) disertai jengkel dalam mengatur rumah tangga
Maag, mual, muntah,
perih, ulu hati sakit = Suka ngeyel (membantah) = Sering marah dan menolak bila
dinasehati pasangan = Gampang jengkel dalam keluarga = Tidak suka menerima
nasehat orang lain terutama dalam keluarga
Mabuk (kendaraan),
biasanya sejak anak-anak = Salah satu orang tua suka marah/jengkel yang
disimpan (diam)
Mandul = Sering
marah, jengkel dan menolak pada suami, kurang mesra (kurang berkasih sayang) =
Kurang cekatan/agresif dalam beribadah dan kurang mesra terhadap pasangan
(dingin) = Banyak diam, kurang inisiatif
Mandul, indung telur
bermasalah = Ada kesalahan (jengkel) pada ibu atau suami
Mandul, rahim
sempit, posisi rahim salah = Sering menutup diri dari ayah, tidak suka bicara pada
ayah (marah/jengkel pada ayah) = Sering tidak sejalan dengan pikiran ayah
Mandul, sperma
encer = Suami sering mengobral janji
Mandul, sperma
kepalanya terpotong/tidak normal = Bila memberi nasehat sering keluar jalur
Mandul, sperma
kosong =
Suka diam dan cepat emosi, sering jengkel
Mandul, sperma
kurang =
Agak pendiam (tertutup), diajak bicara sering blank (ga nyambung)
Mandul, sperma
lambat geraknya = Pendiam, kurang inisiatif, kurang ikhlas dalam pekerjaan
di rumah tangga, takut sama istri
Mandul, toxoplasma = Suka ngomel,
cerewet, ngomong pedas pada orang tua atau pada suami
Masuk angin = Suka ngomel,
sering jengkel yang dipendam, marah kecil tapi sering
Mata
bermasalah = Sering meremehkan nasehat dari istri
Mata berkabut = Suka tidak
menghiraukan nasehat orang tua
Mata buta = Sering
menganggap remeh (cuex) pada nasehat/pendapat orang lain
Mata gatal = Cepat
bereaksi (geregetan) terhadap lingkungan yang tidak cocok dengan hati.
Mata berhubungan
dengan keinginan yang kuat, mata kanan berhubungan dengan kebaikan, mata kiri
berhubungan dengan keburukan. Kalau disertai emosi (marah) akan jadi mata merah
dan panas/sakit
Mata kabur = Tidak suka
dinasehati oleh orang tua
Mata kanan sakit = Jengkel,
marah tapi diam bila melihat sesuatu yang tidak cocok
Mata, kelopak mata
tutun/tertutup = Sulit atau tidak suka menerima nasehat orang lain
Mata, retina berair,
pandangan kabur = Jengkel, diam dan sedih bila melihat sesuatu yang tidak
cocok di hati = punya pandangan/prinsif yang keras
Mata terasa
mengganjal = Sering jengkel bila melihat sesuatu hal yang tidak cocok
di hati
Mata minus = Memandang
sesuatu selalu serius
Mata panas = Jengkel
apabila melihat sesuatu yang tidak cocok di dalam rumah tangga
Mata plus = Kurang
serius dalam menghadapi sesuatu masalah
Menggigil sesudah mandi,
atau bila kena air = Sering jengkel pada suami dan anak = Amalan salah
Muka kaku = Punya
masalah, tak ada solusinya, jengkel dan suka melamun
Multiple sclerosis (peradangan otak dan sumsum tulang belakang) = (belum ketemu)
Myoma di rahim = Sering
jengkel, mau ngomong ga jadi
Osteoporosis = Suka ngotot
bila punya keinginan, tidak peduli pendapat orang lain
Paha kram dan
sakit = Sering jengkel pada pekerjaan di rumah
Parkinson = Sering
terburu-buru dalam melakukan sesatu pekerjaan dan dibarengi dengan jengkel =
Sering diam tapi geregetan
Paru-paru = merasa
paling mampu, rasa bangga yang kuat
Paru-paru ada
plek = Bila marah, diam dan jengkelnya sampai lama
Paru-paru ada cairan = Cepat
tersinggung pada pasangan
Patah tulang kaki
kiri = Emosional (cepat marah) dalam keluarga
Patah tulang kaki
kanan =
Sangat kaku/keras dalam keluarga
Patah tulang tangan = Sangat
kaku/keras dalam pekerjaan
Payudara sakit = Jengkel pada suami
Pembuluh darah di
otak tersumbat (pelupa) = Sering berprasangka, ada rasa takut, sering melamun,
takut ngomong pada pasangan
Pendarahan rahim = Di rumah
sering ngomel
Pendarahan seperti
haid =
Banyak yang ingin diutarakan/diomongkan (unek-unek) tetapi sering dipendam,
apabila sudah keluar (diomongkan) susah berhenti ngomong
Pengapuran di lutut
kiri =
Punya keinginan ngotot dan sering marah di rumah tangga
Pengapuran &
urat terjepit di pinggang = Sering jengkel pada pasangan
Penyakit
kulit/kelamin = Punya keinginan yang kuat untuk disampaikan, setelah disampaikan,
bila ada yang tidak cocok disikapi dengan diam dan jengkel
Penyakit sering
kambuh =
Amalan (ilmu) salah = Sering diam (menyimpan) jengkel pada pasangan
Penyempitan jantung = Suka ngatur,
kurang suka menerima
Penyempitan pembuluh
darah di otak = Sering menyimpan marah pada pasangan atau orang dekat
(keluarga)
Perut dan pinggang
sakit = Jengkel dalam keluarga
Perut membesar
(asetas) = Sering marah dan jengkel dalam keluarga
Perut nyeri = Punya
amalan-amalan atau selalu mempunyai ke inginan yang kuat dan kalau tidak terpenuhi
akan jengkel
Perut panas = Suka ngomel
Perut panas/perih = Suka diam
dan jengkel pada suami = Amalan salah atau sihir
Perut, sering diare,
sering kentut = Sering ngomel atau ngomong yang tidak bermanfaat
Perut sakit (pencernaan
bermasalah) = Sulit menerima nasehat orang tua atau pasangan
Perut terasa penuh (begah) =
Dalam menghadapi masalah (terutama dengan orang tua), belum ada solusi tetapi
jengkelnya muncul duluan
Pinggang sakit = Jengkel yang
tersimpan pada anggota keluarga (anak atau pasangan)
Pikun = Merasa yakin
ilmunya paling benar (takabur)
Prostat sakit = Kalo punya
keinginan selalu ngotot
Polip (hidung) = bila melihat
lingkungan, ada yang tidak cocok, diam tidak diomongkan lalu jengkel
Psoriasis vulgaris (penebalan
kulit) = Ada keinginan yang sangat kuat di hati tetapi belum teraplikasikan =
Amalan salah
Punggung berat = Amalan salah
Punggung bagian
bawah sakit = Sering marah/jengkel pada pasangan/anak
Radang usus = Sering
jengkel (marah) pada anggota keluarga
Rahim bengkak/radang = Suka ngomel
dan jengkel pada suami dan anak
Rambut rontok = Ada yang
dipirkan terus dan belum dapat solusinya
Sakit gigi = Sering
marah, geram
Sakit kuning = Biasanya
karena terlalu banyak ngomong sehingga cenderung menyakiti orang lain
Sakit Perut = Cepat emosi
Sakit perut bagian
bawah (di
bawah pusar) = Bila punya keinginan, sering batal dibicarakan dengan istri
(biasanya karena istri galak) = Amalan salah (pernah mengikuti latihan
pernapasan, napas ditarik lalu disimpan di perut)
Saluran kencing
radang =
Sering mau ngomong sesuatu, lalu tidak jadi, unek-unek yangtersimpan menjadi
jengkel
Santet/kena santet = Gampang
marah, emosional, sulit memberi maaf pada orang lain
Sariawan = Suka ngomel,
sering ngomong kasar
Sendi jari sakit = Jengkel,
geregetan pada anggota keluarga
Serak = Punya sifat
kurang terpuji, merasa mampu
Sering lupa rakaat
shalat =
Bila cerita suka memutar-mutar, tidak fokus
Sering kencing = Suka memendam dan
mendiamkan keinginan
Sesak nafas di atas = Emosi
disimpan
Sesak nafas di dada = Emosi
tertekan
Sesak nafas di ulu
hati = Cepat putus asa
Sesak nafas, astma,
tenggorokan, ulu hati = Keinginan yang kuat, sedikit gerak
Sesak napas = Jengkel pada
pasangan bila ada masalah = Diam bila ada masalah (dipendam) = Cepat marah =
Ada amalan salah
SGPT dan SGOT tinggi = Ada kekakuan
(tidak bisa kurang lebih, tidak mau dinasehati), kalau ditambah dengan emosi
tinggi akan menjadi kanker hati atau syrosis
Stroke = Merasa mampu
berdiri sendiri, pendiam, egois, emosi terlalu tinggi = Suka tersinggung lalu
jengkel dan tersimpan lama = Jengkel yang kuat pada suami/istri/saudara,
didiamkan (ga mau bicara/meraju/ngambek) berhari-hari
Stroke sebelah kanan = Suka marah
dan menyimpan jengkel dalam hal pekerjaan atau di keluarga
Stroke sebelah kiri = Jengkel pada
pasangan yang disimpan berhari-hari
Stroke ringan = Banyak
kejengkelan yang terpendam, tidak bisa dikeluarkan pada pasangan
Susah tidur
(Insomnia) = Ada kejengkelan yang dipikirkan terus menerus = Amalan
salah
Susah menelan
makanan =
Pendiam dan suka menyimpan jengkel, tak mau menyelesaikan/membicarakan masalah
Syaraf terjepit di
kaki =
Jengkel, diam, pada urusan keluarga
Syndrom baby blues, selalu sedih
setelah melahirkan = Pada saat hamil punya masalah dengan suami tetapi tidak
didiskusikan, hanya didiamkan dan disimpan
Syrosis, hati
mengecil = Ego tinggi, marah tinggi, kaku, tidak mau menerima
nasehat orang = Gampang tersinggung = Suka dendam
Talasemia = Kaku, keras
hati, emosional terhadap lingkungan yang tidak sepikirannya
Tangan kanan kebas = Sering
jengkel dan putus asa dalam pekerjaan
Tangan kanan sakit = Ada
kejengkelan dalam pekerjaan
Tangan kanan tak
bisa diangkat = Jengkel bila nasehatnya (tentang kebaikan) kepada orang
lain tidak diikuti = Jengkel karena nasehatnya pada anggota keluarga tidak
dilaksanakan
Tangan kiri (telapak
tangan) sakit dan gatal = Sering jengkel bila melihat kelakuan pasangan atau orang
tua
Tangan sakit = Merasa mampu
(takabur) dalam menangani masalah
Tangan sakit
berpindah-pindah = Amalan salah
Tangan sakit, jari
kaku =
Ada kejengkelan yang kuat dalam hal pekerjaan
TBC
Paru (tuberculosis) = Ada kejengkelan pada salah satu
orang tua
TBC usus = Gampang
marah bila ada masalah di keluarga
Telinga kanan
sakit/agak tuli = Marah bila dinasehati = Diam dan jengkel bila dinasehati
Telinga kanan/kiri
mendengung = Jengkel pada pasangan sehingga tidak mau mendengarkan
nasehat pasangannya = Kalo dinasehati oleh pasangan sering diam, jengkel dan
ngambek
Telinga kiri agak
tuli =
Gampang marah dan tersinggung bila mendengar sesuatu yang tidak cocok = Tidak
suka menerima nasehat orang dan muncul jengkel apabila dinasehati
Telinga mendengung = Cepat
jengkel bila melihat sesuatu yang kurang baik
Telinga mendengung, pusing,
penyempitan pembuluh darah otak = Bicara ga nyambung, suka mengalihkan topik
pembicaraan
Telinga sakit dan
keluar air yang bau = Apabila dinasehati, sering jengkel
Telinga tuli = Sering
membantah bila diberi masukan atau nasehat
Tenggorokan gatal = Suka bicara
(cerewet) dan suka berkomentar bila dinasehati
Tenggorokan
sakit/radang = Sering marah dengan suara keras/kasar = Sering mau
ngomong sesuatu, lalu tidak jadi, unek-unek yangtersimpan menjadi jengkel
Tiroiditis (radang pada
kelenjar tiroid) = Suka bicara menggebu/ngotot terutama dengan pasangan
(suami/istri)
Tulang belakang
cedera, sehingga lumpuh = Sering jengkel pada orang tua
Tumor = Suka ngeyel
(membantah), meremehkan orang, jengkel yang kuat (sangat jengkel)
Tumor di bahu kanan = Sering
jengkel dalam pekerjaan
Tumor di dubur = Jengkel yang
kuat pada pasangan dan tidak mau mendiskusikan masalahnya
Tumor di gusi = Bila marah,
diam dan dipendam
Tumor di leher =
Marah/jengkel yang tersimpan pada pasangan
Tumor di lutut = Jengkel dengan
orang tua (ibu)
Tumor di kepala kiri = Jengkel pada
pasangan, ga bisa diomongkan dan didiamkan lama bulanan sampai tahunan
Tumor di otak kiri = Diam tapi
menyimpan jengkel
Tumor di otak kanan = Suka merasa
benar sendiri
Tumor di telinga
kanan =
Kejengkelan pada pasangan atau orang tua yang disimpan dan didiamkan
Tumor di paru-paru = Sering
menyimpan amarah menjadi jengkel
Tumor di rahim = Sering
jengkel pada ayah atau pada suami
Tumor di usus besar = Emosi, marah
dan jengkel dalam keluarga
Tumor, kejang = Jengkel yang
tersimpan dan jadi pikiran pada suami/istri/orang dekat
Tumor kelenjar getah
bening =
Kalau ngomong pada pasangan sering ngotot = Sering mau ngomong (marah) tapi
tertahan dan tidak jadi dikeluarkan
Tumor ovarium = Punya rasa
jengkel banget sama orang tua atau suami
Tumor pankreas = Terlalu
pendiam, punya keinginan (untuk memiliki sesuatu) yang kuat, tidak diomongkan,
disimpan lama 1-2 tahun
Tumor payudara kanan = Jengkel yang
dipendam karena suatu kebaikan yang disampaikan ke suami tidak direspon dengan
baik
Typus = Sering marah
atau menyimpan jengkel yang kuat pada seseorang
Ulu hati sakit = Gampang
tersinggung
Usus 12 jari lengket = Bila punya
masalah cenderung diam, tidak mau mendiskusikan untuk menyelesaikannya
Usus buntu, perut
bengkak =
Punya masalah (terutama dengan saudara), tak ada solusi, tersimpan menjadi
jengkel
Usus lengket = Suka diam, tidak
mau memberi solusi pada permasalahan orang lain spt anak
Usus tutun, turun
berok =
Keinginan kuat tetapi banyak diam
Varises lambung (blooding) =
Jengkel dan diam penuh emosi dalam menghadapi permasalahan dalam keluarga (pada
pasangan atau anak)
Vena Tersumbat = Emosi
Terpendam
Vertigo = Sering
tidak mentaati nasehat, terutama orang tua = Tidak fokus, ada masalah tidak
langsung mencari solusi, suka muter-muter dulu = Maunya menang terus, sulit
menerima kesalahan
1. Mengakui secara
ikhlas bahwa kita pernah berlaku salah sehingga Allah memberi teguran lewat
penyakit,
2. Berjanji demi Allah
tidak akan mengulangi perbuatan salah tersebut,
3. Selalu mendirikan
shalat 5 waktu dan rajin-rajin tahajjud,
4. Banyak-banyak
istighfar kepada Allah minta diampuni atas segala kesalahan tersebut dan
kemudian berdo’a minta disembuhkan dari penyakit tersebut
5. Yang dimaksud
dengan amalan salah antara lain pergi ke dukun atau suka mengamalkan
sesuatu tanpa syariat yang benar, misalnya membaca sesuatu (mantra, zikir atau
ayat Qur’an) dengan maksud mendapat sesuatu yang duniawi, misalnya keselamatan,
kesehatan atau rezeki, bukan lillahi taa’la.
Banyak-banyaklah berzikir dan baca Al-Quran dengan niat hanya untuk mendekatkan diri pada Allah.
Kalau menginginkan keselamatan, kesehatan, rezeki atau yang lainnya, mintalah lewat do’a kepada Allah.
Banyak-banyaklah berzikir dan baca Al-Quran dengan niat hanya untuk mendekatkan diri pada Allah.
Kalau menginginkan keselamatan, kesehatan, rezeki atau yang lainnya, mintalah lewat do’a kepada Allah.
6. Do’a untuk minta
diampuni kesalahan syirik (amalan salah) : “Ya Allah, kalau dulu aku pernah
berbuat salah dengan amalan tanpa syariat yang benar, ampuni kesalahan ku ya
Allah.” (diulangi terus berkali-kali, baru minta kesembuhan
penyakitnya)Demikian rangkuman cara sehat menurut Ustadz Dhanu (Ustad
Danu), mudah-mudahan kita termasuk orang yang cepat bertaubat.
Semoga bermanfaat, mohon maaf dan mohon dikoreksi bila terdapat kesalahan.
Semoga bermanfaat, mohon maaf dan mohon dikoreksi bila terdapat kesalahan.
Bagaimana
mekanismenya (logikanya) perbuatan dan kelakuan kita bisa berpengaruh pada
kesehatan kita, mungkin video dibawah ini bisa lebih menjelaskan hubungan
perilaku terhadap kesehatan tubuh kita, semoga lebih bermanfaat.
www.hardiansyahinhil.blogspot.com



